Mengenal Makanan Tradisional Jemblem serta Cara Mebuatnya


Makanan tradisional ini khas banget, apa lagi jika dimakan saat hangat. Rasa nikmatnya terasa di langit-langit rongga mulut kita. Bagian dalamnya jika menyentuh lidah, heeem mak nyuuuussss rasannya. Sebagian besar kita yang usianya di atas 25 tahun pasti kenal dan suka dengan makanan ini. Namun, yang usianya di bawah 25 tahun kayaknya sudah tidak kenal bahkan tidak suka dengan makanan berkarbohidrat baik ini. Apa lagi anak-anak kita yang usianya di bawah 15 tahun. Sebagian besar mereka menolak dan kurang gaul katanya.
nampak Jemblem hangat sedang disajikan untuk pencinta makanan tradisional
Yaaaaa, eman banget ya jika generasi kita mulai tidak suka dengan makana tradisional kita. Padahal ini adalah tradisi dan makanan khas daerah Indonesia yang harus kita lestraikan dan banggakan. Nah, mungkin salah kita juga sih, tidak mengenalkan makan ini sejak dini kepada anak-anak kita.

Sahabat SEKUTRa pasti tahu makanan tradisional dengan ciri-ciri: Bentuknya bulat, berbahan singkong yang sudah dimasak (dikukus) dan ditumbuk halus, di dalamnya ada gula merahnya, sebelum dikonsumsi digoreng dulu. Tahukan? Ya, di daerah saya namanya JEMBLEM. Di daerah sahabat apa namanya? Isi di kolom komentar ya.
jemblem sebelum digoreng, sudah dibuat seindah mungkin heeeee....
Jemblem kini sudah jarang kita temukan. Di Kecamatan Kota Lumajang SEKUTRa temukan hanya ada satu tempat yang menjual makanan khas ini setiap sore. Hal ini menunjukkan minat masyarakat kita pada makanan tradisional ini sudah menurun. Eman banget ya … jika dibiarkan Jemblem bisa diaku negera lain heeeee ….. heeeee …..

DI MANA PENJUAL JEMBLEM YANG SIAP SETIAP SORE?
Kita mulai dari alun-alun timur, dari depan Bank BNI kita ke utara melewati 2 simpang tiga, sampai simpang tiga yang ke tiga sahabat SEKUTRa belok kiri. Terus ke arah timur, setelah ada simpang tiga lagi, ke timur sedikit utara jalan di situlah penjual Jemblem setia menunggu sahabat yang ingin merasakan makanan tradisional ini.
tempat penjual jemblem dengan rasa mak nyuuusss
BERAPA HARGANYA?
Masih ingat harga Weci Montok Kemarin? Jika belum tahu bisa baca dengan klik di sini. Harganya sama dengan Weci Montok, dengan IDR10K kita tidak usah ribet membuat sendiri. Empat butir Jemblem sudah membuat kita puas dan bisa mengenang kisah lama saat kita memakannya …. heeeem.


Sahabat SEKUTRa bisa pesan via call dengan nomor 0812-1796-3661 atau sekedar bertanya ingin tahu cara membuat Jembelum dengan rasa mak nyuuuus. Terima kasih sudah membaca tulisan ini. Mohon dibagikan ke teman-teman kita ya, terutama anak-anak kita agar makanan tradisional kita tetap lestari.

7 Responses to "Mengenal Makanan Tradisional Jemblem serta Cara Mebuatnya"

  1. saatnya kita mengenalkan kembali agar cinta makanan khas Indonesia

    ReplyDelete
  2. Sudah hampir langka yang jualan kayak gini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih Pak Guru, bisa sebagai bahan materi di kelas ya

      Delete
  3. Makanan kecil yg mengenyangkan,mengajari anak untuk terbiasa"lidah Jawa",yang jauh dari bahan kimia.

    ReplyDelete
  4. Bener banget, hayoooo kembali ke makanan tradisional

    ReplyDelete
  5. Di tempat ku namanya godok ubi...hehe (mak ku yg bilang ne)

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel