Melihat Sifat Seseorang dari Cara Berjabat Tangan, heeem penasaran!!

Lebaran Idul Fitri seperti ini identik dengan saling memaafkan. Saling memaafkan lebih pas dengan berjabatan tangan. Benarkan? Sudah berapa kali sahabat berjabatan tangan dalam lebaran ini, coba dihitung sejak selesai sholat Id kemarin. Heeem, pasti udah lupakan? Heeeee …. Karena sudah terlalu banyak yang kita salami, dari yang tua, muda, dan anak-anak.

Bagaimana cara sahabat berjabatan tangan? Coba diingat kembali. Nah, kali ini SEKUTRa mengangkat topik melihat pribadi seseorang dengan cara berjabat tanggan. Kita simak bersama ya …

Jabat tangan sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh hampir semua orang di dunia. Bila menemui seseorang yang baru dikenal, yang pertama kali dilakukan adalah berjabat tangan. Para peneliti mengemukakan bahwa jabat tangan membawa kesan yang baik satu sama lain dan juga menunjukkan perilaku yang lebih positif.

Sandra Dolcos, seorang Peneliti dari University of Illinois Beckman Institute menulis : “Banyak interaksi sosial kita yang gagal karena satu dan lain hal. Namun jabat tangan sederhana yang mendahului interaksi tersebut bisa meredam efek negatif dari kesalahpahaman yang mungkin terjadi”

Jika kita memperhatikan cara tiap individu berjabat tangan berbeda-beda. Menurut hasil penelitian Linda Philips dalam bukunya ‘The Concise Guide to Executive Etiquette‘:, mengatakan bahwa sebenarnya cara seseorang berjabat tangan memiliki makna sebagai berikut:


GAYA PROFESIONAL
Gaya ini dilakukan dengan cara meletakkan ibu jari (jempol) di atas tangan lawan jabat tangan anda. Sedangkan jari-jari lainnya anda lekatkan di telapak tangannya. Tekanan jabat tangan ini cukup erat tapi tidak terlalu menekan dan tidak sampai menyakiti. Lamanya jabat tangan ini hanya sekitar tiga detik. Gaya ini merupakan cara yang paling dianjurkan jika anda bersalaman dengan orang yang baru anda kenal atau dengan klien yang anda jumpai setelah lama tidak bertemu. Karena gaya ini menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat, profesional, dan positive thinking.

GAYA DUA TANGAN
Gaya yang satu ini dilakukan dengan cara menggenggam tangan lawan dengan kedua tangan anda. Gaya ini sangat tidak dianjurkan jika anda berjabat tangan dengan orang yang baru anda kenal. Karena gaya ini mencerminkan anda bermuka dua dan terkesan ‘cari muka’. Anda juga pandai menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya. Walau sebenarnya anda tidak suka pada seseorang tapi anda bisa bersikap sangat ramah pada orang yang tidak anda sukai.


GAYA MENGAMBANG
Jabat tangan ini dilakukan selintas dengan menyentuh tangan klien atau lawan bicara. Tak ada kesan erat sama sekali pada jabat tangan seperti ini. Jabat tangan ini menandakan bahwa anda sama sekali tidak berminat pada orang yang baru anda kenal. Hal ini juga menunjukkan bahwa anda pribadi yang tidak percaya diri, acuh dan sama sekali tidak meyakinkan. Biasanya tipe ini juga lemah dan malas mempelajari hal-hal yang baru.

GAYA KUAT
Jabat tangan ini dilakukan dengan cara menggenggam erat dan keras tangan seseorang seolah anda menguasai seluruh telapak tangannya. Karena kerasnya, kadang lawan jabat tangan anda akan merasa sakit akibat tekanan yang cukup kuat. Gaya bersalaman seperti ini menunjukkan bahwa anda kurang memahami kinerja yang profesional. Anda cenderung ambisius dan ingin mencapai sesuatu dengan jalan pintas. Dan parahnya dalam kehidupan sosialisasi anda lebih sering bersikap egois dan mementingkan diri sendiri. Hingga tak heran jika anda jarang memiliki teman bergaul.

GAYA GENIT
Gaya ini dilakukan dengan menjabat erat tangan seseorang tetapi diselingi dengan menggelitik telapak tangannya dengan ujung jari. Umumnya cara ini dilakukan jika berjabat tangan dengan lawan jenis. Hal ini menunjukkan bahwa anda pribadi yang suka menghalalkan segala cara demi tercapainya keinginan anda. Terlebih jika berkaitan dengan bisnis. Gaya ini juga menandakan bahwa anda mudah terpesona oleh hal-hal yang bersifat lahir atau fisik.

Bagaimana sudah ketemu karakter sahabat dilihat dari cara berjabat tangganya? Heeee … ini hanya penelitian yang pernah dilakukan. Jika sahabat tidak setuju, ya boleh-boleh saja. Lain lubuk lain pula belalangnya, lain daerah, lain juga cara jabat tangannya, oke …. Tetap berbaik sangka ya, agar kita tetap sehat selalu.




Referensi untuk lebih lengkap bisa membaca di alamat berikut ini:

http://female.kompas.com/read/2012/10/25/0930139/Mengapa.Jabat.Tangan.Itu.Perlu.
http://www.daeindologistics.com/FrmArticle.aspx?title=Jabat%20Tangan%20Cerminkan%20Profesionalisme

0 Response to "Melihat Sifat Seseorang dari Cara Berjabat Tangan, heeem penasaran!!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel